Layan ingatkan Rerebain ; stop berpolemik di publik mengenai Pemuda Katolik jika tak paham dinamika internal organisasi

banner 468x60

Saumlaki- Menyikapi apa yang dituduhkan oleh saudari devota Rerebain terkait internal pemuda katolik komcab KKT yang dianggap melecehkan AD/ART,  inkonstitusional serta tidak adanya ruang dialog untuk mencari jalan keluar, serta terkesan dipaksakan utk melaksanakan muskomcab, ditanggapi datar oleh Ongen layan, pengurus caretaker sekaligus ketua Panitia Muskomcab Pemuda Katolik KKT.
Dijelaskan layan bahwa ruang dialog telah dibuka selebar- lebarnya, perlu diketahui oleh publik bahwa tanggal 22 Desember 2025 dilaksanakan rakor via  zoom meeting antara pengurus pusat dan komda Maluku untuk mencari solusi atas kisruh komcab pemuda katolik KKT, rapat tersebut selain dihadiri oleh sekjen, Waketum dan OKK Pengurus Pusat, korwil Maluku Malut, juga dihadiri oleh ketua komda Maluku, sek komda, OKK dan pengurus komda lainnya, serta dihadiri oleh teman² kader Pemuda Katolik komcab KKT, saudara Alex Belay, Moses Serin, anderz luturyali, cansus layan dan lainnya..serta Sy juga berkesempatan hadir dan mendengarkan pendapat serta arahan dari pengurus pusat, dalam arahannya pengurus pusat melalui sekjen memerintahkan untuk komda segera melaksanakan pleno dan memutuskan dengan tegas terkait kepengurusan di Tanimbar.
Lanjut layan, bahwa kemudian sebelum komda pleno, akan mendengarkan secara langsung dari kader komcab KKT, maka pada tanggal 27 Desember dilaksanakan zoom meeting antara pengurus komda Maluku dan komcab KKT, rapat tersebut dihadiri oleh Ketua, sek dan OKK komda Maluku, yang dari komcab dihadiri oleh saudara Alex Belay, Moses serin, cansus layan, boli refwalu,Ongen layan, Edo futwembun, anderz  dan lain sebagainya.. dalam rapat tersebut diputuskan bahwa komda akan melaksanakan pleno, segala keputusan yang akan diambil oleh komda, harus diterima oleh semua kader.. sayangnya dalam 2 kali rapat via zoom tersebut saudari devota Rerebain tidak terlibat.
Kemudian lanjut layan, tanggal 30 Desember 2025 pleno komda memutuskan bahwa ditunjuk sekretaris komda Maluku saudara cayetanus darma angwarmase sebagai ketua caretaker untuk melaksanakan muskomcab dan menetralisir kekisruhan di komcab Tanimbar.

Lanjut pada tanggal 8 Januari 2026 pengurus caretaker dan panitia pelaksana muskomcab melaporkan diri ke pastor moderator di Wowonda, dalam arahannya pastor moderator menegaskan bahwa tidak ada lagi dualisme kepemimpinan di Tanimbar. Caretaker sah dan dapat segera melaksanakan muskomcab.

Selanjutnya pada tgl 15 Januari 2026 dilaksanakan rapat caretaker via zoom. Kesimpulan rapat yaitu pelaksanaan muskomcab tanggal 30 Januari 2026 yang akan dihadiri oleh ketua komda Maluku..
Dari rangkaian konsolidasi internal tersebut saudari devota Rerebain tidak ada dan memang tidak punya kapasitas sama sekali untuk dilibatkan.. jadi menurut Ongen, lain kali bertanya dulu baru komentar di media, jangan mempermalukan diri sendiri..

Soal dinamika menjelang muskomcab bagi Ongen hal yang biasa, terbukti dari pantauan kami sekitar 6  kader terbaik menyatakan kesiapannya untuk maju bertarung di arena muskomcab..
Terakhir Ongen mengingatkan kepada saudari devota Rerebain  untuk menahan diri, jika mau maju sebagai ketua Pemuda Katolik yaaa Monggo, asalkan memenuhi persyaratan internal organisasi, yaitu pernah mengikuti *MAPENTA* yang dibuktikan dengan sertifikat Mapenta serta berumur maksimal 42 tahun saat mencalonkan,diri, tetapi Ibu Devota sendiri Secara administrasi yang bersangkutan selama saya berasa di Komcab KKT yang bersangkutan belum pernah Ikut MAPENTA  jadi sama saja tutup Ongen. (**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *