Dari Pengalaman Pemerintahan hingga Pengabdian Daerah, Soleman Jambormias Teguhkan Komitmen untuk Membangun Negeri

banner 468x60

Pantau Hukum.Com,-                          PAPUA SELATAN — Pengalaman panjang di lingkungan pemerintahan menjadi bagian penting dari perjalanan pengabdian Soleman Jambormias, S.Pd., M.Pd., M.Kes., yang kini dipercaya sebagai Staf Ahli Gubernur Provinsi Papua Selatan.

Sebelum mengemban tugas sebagai Staf Ahli Gubernur, Soleman Jambormias pernah dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Selatan.

Pengalaman tersebut memberikan ruang bagi dirinya untuk bersentuhan langsung dengan berbagai sektor strategis pembangunan, khususnya pengembangan generasi muda, olahraga, pariwisata, serta penguatan ekonomi kreatif sebagai bagian dari potensi daerah.

Bagi Soleman, pengalaman di pemerintahan bukan sekadar perjalanan jabatan, melainkan proses pembelajaran untuk memahami kebutuhan masyarakat dan bagaimana kebijakan pemerintah dapat memberikan manfaat nyata.

Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan sumber daya manusia yang kuat, kepemimpinan yang terbuka terhadap aspirasi masyarakat, serta keberanian untuk mengembangkan potensi lokal.

Setiap daerah memiliki potensi dan karakter yang berbeda. Karena itu, pembangunan harus berangkat dari kekuatan dan kebutuhan masyarakat setempat, ujar Soleman.

Pengalaman menangani sektor kepemudaan juga membuat dirinya memberikan perhatian khusus terhadap peran generasi muda dalam pembangunan. Menurutnya, anak muda tidak boleh hanya ditempatkan sebagai objek pembangunan, tetapi harus diberi ruang untuk menjadi bagian dari solusi dan penggerak perubahan.

Di sisi lain, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dinilai memiliki peluang besar dalam menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan perekonomian masyarakat apabila dikelola secara konsisten dan berbasis potensi lokal.

Di tengah perjalanan kariernya di Papua Selatan, perhatian Soleman terhadap daerah asal dan lingkungan sosialnya di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, tetap menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya.

Pengalaman menjalankan tugas pemerintahan di Papua Selatan menjadi modal berharga untuk memahami bagaimana sebuah daerah dapat mengembangkan sumber daya manusia, potensi ekonomi, pariwisata, olahraga, dan sektor kreatif secara terpadu.

Soleman menyampaikan bahwa pengabdian kepada daerah tidak selalu harus dibatasi oleh jabatan. Menurutnya, setiap pengalaman yang diperoleh selama menjalankan amanah pemerintahan harus dapat menjadi bekal untuk terus memberikan kontribusi kepada masyarakat.

Jabatan adalah amanah dan memiliki batas waktu. Tetapi pengabdian kepada masyarakat tidak boleh berhenti hanya karena seseorang tidak lagi berada dalam sebuah jabatan, katanya.

Dengan pengalaman birokrasi dan pemahaman terhadap berbagai sektor pembangunan, Soleman Jambormias terus menempatkan dirinya sebagai bagian dari masyarakat yang ingin memberikan kontribusi melalui gagasan, pengalaman, dan kerja nyata.

Perjalanan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kepemimpinan tidak hanya dibangun melalui sebuah jabatan, tetapi melalui rekam jejak, pengalaman, integritas, kemampuan memahami persoalan masyarakat, serta konsistensi dalam memberikan manfaat bagi daerah.

Bagi Soleman Jambormias, masa depan daerah harus dibangun dengan optimisme, kolaborasi, dan keberanian untuk mengembangkan potensi yang dimiliki masyarakat.

Yang terpenting adalah bagaimana pengalaman yang kita miliki dapat kembali memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah,pungkasnya.

Randy Fenan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *