Bahlil Memastikan Proyek Gas Abadi Masela Mulai Melakukan Konstruksi Pada Tahun 2027 Dan Berproduksi Pada 2029

banner 468x60


JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan proyek gas Abadi Masela di Maluku yang berstatus Proyek Strategis Nasional (PSN) ditargetkan mulai memasuki tahap konstruksi pada 2027.

Bahlil mengatakan proyek yang telah tertunda selama puluhan tahun itu kini memasuki babak baru setelah berbagai keputusan strategis dan kajian teknis diselesaikan.

Pemerintah pun terus mendorong percepatan pengembangannya agar kendala investasi di masa lalu tidak kembali terjadi.
Sekarang alhamdulillah sudah jalan. Tahun 2027 konstruksi. Tahun 2029 hingga 2030 sudah bisa berproduksi, dan itu salah satu giant terbesar di Indonesia,” kata Bahlil, dalam keterangan resmi.

Menurutnya, sejumlah tahapan penting, termasuk proses Front End Engineering and Design (FEED), telah menunjukkan perkembangan positif.

Pemerintah juga telah meminta operator proyek, Inpex Corporation, untuk segera mempercepat pelaksanaan proyek.

Blok Abadi Masela merupakan salah satu cadangan gas bumi terbesar di Indonesia. Pemerintah menargetkan proyek yang dikembangkan Inpex bersama mitranya itu mulai berproduksi pada 2029–2030 guna memperkuat ketahanan energi nasional.

Sebelumnya, saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kenegaraan ke Jepang pada Maret 2026, Bahlil mendapat arahan untuk mempercepat investasi transisi energi serta penyelesaian proyek strategis Blok Masela.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Bahlil menggelar pertemuan dengan CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda guna membahas percepatan pengembangan proyek senilai sekitar 20 miliar dolar AS atau setara Rp339 triliun itu.

Dalam pertemuan tersebut, Takayuki Ueda menegaskan komitmen Inpex untuk mempercepat penyelesaian Proyek Abadi Masela sesuai target yang ditetapkan pemerintah. (**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *