Bentrokan Yang Terjadi Di Menteng Menewaskan satu Orang.

banner 468x60


Jakarta- Bentrokan antarkelompok terjadi di kawasan Jalan Proklamasi, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7) pagi. Dalam kejadian ters but sejumlah orang terlihat saling melempar batu. Beberapa di antaranya juga membawa kayu dan bambu saat bentrokan berlangsung.

Pagar dan gerobak milik pedagang di sekitar lokasi tampak mengalami kerusakan. Seorang pria juga terlihat terkapar dalam kondisi babak belur. Pantauan media ini di lokasi, area bentrokan telah dipasangi garis polisi. Pecahan kaca terlihat berserakan di jalan. Selain itu, terdapat sepeda motor yang terbakar di lokasi kejadian.

Kamipun mendatangi lokasi yang diduga menjadi awal mula keributan di Jalan Matraman Dalam. Gerobak nasi uduk yang disebut menjadi lokasi awal keributan juga telah dipasangi garis polisi.
Di TKP kita menemukan ada puing-puing, puing-puing dari bangunan yang terbakar, juga ada kendaraan yang terbakar, juga jejak darah dan batu yang berlumuran darah.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Elisa Partomuan Hutagalung, meluruskan informasi yang beredar terkait bentrokan di Matraman hingga Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026). Peristiwa tersebut dipastikan bukan dipicu karena tidak membayar nasi uduk.

Berdasarkan penyelidikan sementara, keributan bermula saat dua pengendara motor menggeber-geber kendaraannya di dekat lapak nasi uduk. Setelah ditegur warga, keduanya tidak terima dan pergi, lalu kembali bersama sekitar lima rekannya. Mereka diduga membuat keributan, merusak sejumlah lapak UMKM, serta menganiaya warga.

Bentrokan kemudian meluas hingga terjadi aksi saling lempar batu. Akibat kejadian itu, dua orang dilarikan ke RSCM. Satu korban berinisial K (23) meninggal dunia, sementara satu korban lainnya masih menjalani perawatan. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut.

Kami juga turut berduka cita bahwasanya dengan informasi yang ada, Saudara K umur 23 telah meninggal dunia,” lanjut dia.

Lanjut Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Elisa Partomuan Hutagalung
“Kami secara penegakan hukum telah mengamankan tiga orang warga yang terlibat di dalam melakukan penganiayaan tersebut yaitu Saudara S, Saudara T, dan Saudara U yang saat ini sudah diamankan di Polsek Menteng. Dilakukan pemeriksaan secara intensif untuk mengetahui asal-muasal peristiwa tersebut,” jelasnya.

Reynold menambahkan, penyidik juga memeriksa pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perusakan gerobak pedagang UMKM dan dugaan pemukulan terhadap warga yang menjadi awal perselisihan.

Kalau untuk peristiwa itu secara keseluruhan kami melakukan pengamanan pemeriksaan secara intensif itu sejumlah kurang lebih 15 orang. Namun untuk klastering dalam peristiwa-peristiwa, kami beda-bedakan. Jadi terkait dengan peristiwa yang ada di Matraman, Matraman Dalam, dan peristiwa di Jalan Tambak ini kami pisahkan. Mana korban ataupun yang patut diduga sebagai pelaku, tentunya itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujar Reynold.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *