
Bandung- Mahasiswa dari berbagai kampus menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung. Mereka mendesak pemerintah menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga menurunkan harga BBM.
Pantauan di lokasi, massa yang mayoritas berpakaian serba hitam Mereka datang dengan berjalan kaki sembari membawa sejumlah spanduk.
Di depan gedung DPRD Jabar, massa membentuk setengah lingkaran besar. Jalan Diponegoro pun tak bisa dilewati oleh kendaraan. Sementara di sekitaran DPRD, sejumlah polisi telah berjaga.
Mereka yang hendak menyampaikan aspirasinya berdiri di tengah-tengah massa. Aspirasi tersebut disampaikan melalui pengeras suasa.
“Hari ini kita berkumpul, hari ini kita berduka, kita berkumpul demi kebaikan negeri,” ucap salah seorang aksi.
Koordinator FMN Bandung Raya, Ainul Mardhyah, mengatakan tuntutan utama yang dibawa massa adalah mendorong negara menjalankan reforma agraria dan industrialisasi nasional. Menurutnya, kedua agenda tersebut menjadi jalan keluar untuk mengatasi berbagai bentuk ketimpangan dan penindasan yang masih terjadi.
“Yang pertama tentunya, hari ini yang paling pokok dan akar adalah kita ingin mendesak negara untuk mewujudkan reforma agraria sejati dan industrialisasi nasional sebagai jalan keluar atas banyaknya penindasan yang kita alami,” katanya di lokasi.
Selain itu, massa aksi juga menuntut penghentian Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Massa menilai program tersebut menghabiskan anggaran negara dan menimbulkan berbagai persoalan di lapangan.
“Segera Hentikan dengan total program MBG. Karena jelas ini menghabiskan banyak anggaran yang sudah dikeluarkan oleh negara,” ucapnya.(**)










