
Bandung- Konflik Internal Antara Pimpinan Pengelola Serta Pihak Menejemen, Harus Ada Audit Secara Internal Akibat Dugaan Penyalahgunaan Keuangan. Di sinyalir saat ini kondisi pengelolaan Menejemen si SWITES The Metro mengalami kendala di karenakan ada konflik yang terjadi antara PPPRS dan pihak Menejemen lainnya termasuk dengan masalah yang saat ini membuat ketidaknyamanan akibat pengelolaan serta keabsahan pasca pemilihan kepengurusan hingga kini belum mendapatkan sebuah keabsahan secara administrasi maupun secara hukum. Pasalnya sudah enam bulan ini kepengurusan yang di pimpin oleh Suryadi sendiri mengalami kepincangan akibat tidak ada sebuah pengakuan secara resmi terhadap kepengurusannya.
Sesuai pantauan media ini sementara saat ini kondisi pengelolaan secara internal di dalam tubuh kepengurusan yang baru berjalan hampir tujuh bulan ini ternyata mengalami permasalahan yang cukup serius terutama dari sisi pengelolaan keuangan. Karena di ketahui saat di sinyalir dan di duga dengan adanya kepemimpinan yang barusan berjalan selama ini, sistim pengelolaan keuangan di duga tidak ada transparansi, hingga banyak sorotan yang datang dari sebagian besar pemilik yunit meminta agar sesegera mungkin di lakukan audit dan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap pimpinan maupun Menejemen yang baru saat ini, karena di duga kuat ada praktek kolusi serta nepotisme yang saat ini sedang di terapkan dalam Menejemen yang saat ini sedang berjalan.
Sala satu pemilik yunit yang enggan namanya di tuangkan dalam pemberitaan ini menyampaikan bahwa, jika menginginkan kondisi pengelolaan berjalan dengan baik maka sudah seharusnya di lakukan pertemuan bersama seluruh pemilik yunit serta pihak pihak terkait untuk bisa mendengar langsung apa yang di inginkan oleh para pemilik yunit biar semuanya pada puas, kami merasa tidak terima di karenakan tidak ada pemberitahuan secara resmi tiba tiba kita dengar sudah ada audit internal, harusnya kami semua di libatkan karena yang punya hak itu kami para pemilik yunit. Tapi kenapa setelah ada masalah yang begitu besar tetapi tidak ada tindak lanjut untuk melakukan pertemuan bersama, tetapi ini sebaliknya semua keputusan kenapa di ambil sepihak oleh pihak pimpinan, faktanya hari ini informasi sudah beredar simpang siur dari kepengurusan yang berjalan tanpa sebuah SK yang resmi, dan audit yang di laksanakan tanpa melewati PROSEDUR yang benar.
Untuk itu kami sangat berharap jika kepengurusan ini sesegera mungkin harus di evaluasi dan harus secepatnya menyurati semua pihak yang ada di dalam untuk secepatmungkin di lakukan rapat bersama agar bisa mengambil sebuah langkah dan keputusan untuk secepatnya di lakukan pemilihan kepengurusan Menejemen yang. Jika langkah ini tidak di ambil maka di pastikan akan ada bau amin seperti bau bangkai yang akan mencuat ke permukaan.
Kalaupun hal ini sampai terjadi maka di pastikan akan ada permasalahan yang nantinya berdampak hukum dan ini akan membuat kami para pemilik Yunit di apartemen ini mengalami kerugian yang besar.
Sekali lagi kami meminta agar sesegera mungkin di lakukan rapat umum untuk dalam rangka memilih kembali serta melakukan. Pergantian secara menyeluruh kepada kepengurusan yang saat ini sedang berjalan. Kit harus bisa menyikapi permasalahan yang saat ini sedang terjadi dengan serius. Apalagi di ketahui saat ini para tenaga kerja baik yang bekerja sebagai Juru Parkir Maupun yang bekerja sebagai OB saat ini mereka sedang menuntut hak mereka yang di duga telah di kebiri secara sepihak, ini sangat merugikan kita, kalau hak para tenaga pekerja saja sudah di kebiri kebiri bagaimana dengan keuangan yang lain lain di takutkan peristiwa ini akan merembes dan melebar, tegas Bapak yang di ketahui merupakan penghuni sekaligus pemilik yunit di Apartemen THE SWITES METRO BANDUNG ini.(**)










